ATCS Kota Pekalongan ( Sistem Pengendali Lalu Lintas)

Patah Online - ATCS merupakan kepanjangan dari Area Traffic Control System ini sejatinya bertugas memberikan informasi ke masyarakat terkait pantauan kondisi arus lalu lintas di kota Pekalongan selain itu juga Operator ATCS bertugas untuk mengendalikan kepadataan arus lalu lintas di suatu persimpangan , dengan melakukan rekayasa lalu lintas untuk meminimalisir terjadinya kepadaatan di suatu persimpangan. Dengan adanya ATCS maka sangat membantu petugas yang ada di lapangan, karena Operator ATCS bisa melakukan pengaturan lalu lintas tanpa harus datang ke TKP langsung. Mantap bukan? :D

Sobat pasti penasaran, Kenapa c kox ATCS bisa melakukan hal yang sedemikian kerenya? Yups, Karena ATCS sudah dipersenjatai alat-alat canggih sob, apa aja sih alat-alat canggih itu? Sebagian sudah saya jelaskan di Postingan Jalur Pantura kota Pekalongan sekarang terkoneksi CCTV, meliputi CCTV dan Traffic Client ( alat pengendali Traffic light), sekarang saya akan membahas alat canggih lainnya yaitu Public Louncher.

atcs-kota-pekalongan
atcs-kota-pekalongan

Apa itu Public Louncher? Public louncher adalah alat yang difungsikan untuk memberikan notifikasi kepada pengendara secara langsung. Hampir tiap persimpangan sudah terpasang Public louncer ini, seperti simpang A.yani, simpang Grogolan, simpang Ponolawen, simpang Muhammadiah, dan simpang Tirto. So jika ada pelanggaran di suatu persimpangan, misal di simpang Ponolawen ada pemotor yang berhenti di tempat yang tidak seharusnya atau melebihi Marka jalan, maka Operator ATCS  dari ruang Kontrol bisa melakukan teguran melalui Public Louncer, dengan demikian diharapkan para pengendara akan lebih tertib.

Alat canggih selanjutnya yaitu Statistic & Speed Counting, apa sih fungsi alat ini? Statistic & Speed Counting yaitu sebuah radar yang berfungsi untuk menghitung, jumlah, kecepatan, Jarak antar kendaraan satu dengan yang lain dan kepadatan kendaraan bermotor yang melintas di suatu persimpangan yang di golongkan ke tiga jenis kendaraan yaitu kendaraan kecil, sedang maupun kendaraan besar. Alat ini terpasang di simpang Terminal, Ponolawen serta simpang Tirto, dengan alat ini maka akan didapatkan data-data lalu lintas dari suatu persimpangan, sehingga Statistic & Speed Counting dapat memberikan informasi kondisi lalu lintas apakah di persimpangan tersebut masuk dalam katagori PADAT, LANCAR atau RAME LANCAR. WOW keren binggo ya :D.


Alat canggih yang terakhir yaitu VMS, VMS kepanjangan dari Visual Mesagge Sign. Alat yang terpasang di depan kantor Pajak ini memiliki fungsi untuk memberikan informasi kepada masyarakat seputar kondisi arus lalu lintas di Pekalongan. Selain itu juga himbauan-himbauan untuk tertib berlalu lintas juga bisa ditampilkan melalui VMS. Mantap dech pokoknya.

Do'ain aja ya sob, semoga dengan andanya ATCS ini diharapkan kedepanya kota Pekalongan menjadi kota pintar atau Smart City, layaknya kota-kota besar di Indonesia. Amin :D. Demikian postingan kali ini, semoga bisa bermanfaat.
Previous
Next Post »

6 Komentar

Write Komentar
Mas Poniran
AUTHOR
September 11, 2015 at 10:53 AM delete

wah mantap gan sekali gan, saya cuma berharap agar kota-kota lain segera menusul kota pekalongan,

Reply
avatar
September 11, 2015 at 12:52 PM delete

Kalo ditrapkan diseluruh kota di Indonesia bakalan membantu banget ini.

Reply
avatar
Patah Online
AUTHOR
September 11, 2015 at 1:58 PM delete

Amin sob, moga cepet menyusul. biar makin canggih :D

Reply
avatar
Patah Online
AUTHOR
September 11, 2015 at 1:59 PM delete

Iya bener sob, bisa menjadi alternatif mengatasi masalah kemacean :D

Reply
avatar
Em Albar
AUTHOR
September 11, 2015 at 2:39 PM delete

keren sekali ya
udah kayak di film2 ni

Reply
avatar
Patah Online
AUTHOR
September 11, 2015 at 2:41 PM delete

iya mas, kyak di tv tv ya :D

Reply
avatar

Jadilah pembaca yang bermartabat dengan memberikan komentar yang santun,indah di pandang dan sesuai dengan norma yang baik serta sesuai dengan apa yang ada di postingan.
Kriteria Komentar yang di tampilkan:
1. Bukan Komentar Spam
2. Komentar tidak sesuai dengan isi artikel
3. Menyisipkan Link/url baik itu blog/web pada komentar EmoticonEmoticon